June 13, 2021

Krisis Finansial Inter Milan: Apakah Lukaku dan Lautaro Harus Dijual?

2 min read

Inter Milan dilanda krisis finansial yang cukup akut. Lantas, apakah mungkin Inter melepas dua pemain kuncinya, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez, di bursa transfer nanti?

Inter Milan sukses meraih gelar scudetto Serie A musim 2020/2021. Pasukan Antonio Conte sempat kesulitan di awal musim, sebelum melaju kencang sejak Januari 2021 hingga akhir musim.

Sukses Inter dirayakan dengan gempita oleh fans. Sebab, bukan hanya sudah lama tidak meraih scudetto, tetapi mereka juga sukses mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan musim terakhir.

Krisis Finansial dan Harus Jual Pemain?

Di balik pesta yang digelar, ada cerita pelik dari kisah sukses Inter Milan. Para pemain Inter dilaporkan belum menerima gajinya selama dua bulan. Begitu juga dengan tim pelatih dan staf teknis lainnya.

Inter sebelumnya juga disebut tidak mampu membayar cicilan transfer Acrhaf Hakimi ke Real Madrid tepat waktu. Lalu, hal yang sama juga terjadi pada kasus transfer Romelu Lukaku dari Manchester United.

Sejumlah sumber menyebut Inter telah meminta pemain merelakan gajinya demi klub. Namun, hal tersebut ditolak. Kini, Inter disebut akan melepas pemain kunci demi meringankan beban finansial.

Namun, Tuttosport menyebut ada beberapa pemain dengan status ‘tidak tersentuh’. Mereka tidak akan dilepas. Pemain itu adalah Lukaku, Lautaro, Nicolo Barella, Alessandro Bastoni dan Achraf Hakimi.

Selain itu, Inter juga bakal berupaya mempertahankan Antonio Conte. Inter sadar ini tidak akan mudah. Tapi, mereka yakin ada ikatan emosional yang kuat antara anggota tim dengan struktur klub pada saat ini.

Bukan Hanya Inter Milan

Inter Milan bukan satu-satunya klub yang dilanda krisis pada musim 2020/2021. Juventus juga mengalami situasi yang sama. Sejak pandemi melanda, Juventus kesulitan untuk membayar gaji Cristiano Ronaldo dan kolega sepanjang musim.

Pekan lalu, klub-klub Italia telah bertemu dengan Lega Serie A. Mereka ingin ada solusi dari operator Serie A agar klub tidak terperosok dalam krisis finansial yang makin sulit.

Dua keputusan diambil, walau belum final. Pertama, mereka ingin FIGC memberi persetujuan ihwal penundaan pembayaran gaji selama empat bulan terakhir hingga akhir tahun nanti.

Kedua, klub dan Lea Serie A ingin berkompromi dengan Asosiasi Pemain (AIC) soal gaji dua bulan terakhir. Mereka ingin AIC meminta anggotanya rela melepas gaji mereka selama dua bulan.

Leave a Reply

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.